Armadillo Accounting

Software Akuntansi Dagang dan Simpan Pinjam
untuk Koperasi dan UMKM dikembangkan oleh :


Radian Multi Prima

Radian Multi Prima, CV
Pandanwangi Royalpark F-55
Malang - Jawa Timur - Indonesia

Marketing :
(0341) 2992180
Faximile :
(0341) 2996869
Customer Support :
(0341) 2996236 / 0889 9290 5902
E-Mail :
marketing@radiansystem.com
Mobile (SMS) :
0821 3909 1992 0857 0808 2299


Jika ingin mengetahui lebih dekat tentang product kami,
Berikut Daftar Reseller dimana Anda dapat memilih lokasi yang dekat dengan Anda.
Atau anda dapat langsung mengirim pesan kepada kami


Klik di sini untuk kembali ke halaman awal.

Armadillo Accounting






 

 

Mengawali siklus akuntansi di usaha (dagang) baru

Posted: 24.06.2008

Adakalanya orang beranggapan bahwa dengan menerapkan system komputerisasi akuntansi, maka semua permasalahan akuntansi akan terselesaikan.Meskipun anggapan ini tidak seluruhnya salah, akan tetapi juga bisa dikatakan tidak seluruhnya Benar. Karena sebenarnya tujuan Komputerisasi system Akuntansi adalah hanya untuk 


  • memperkecil kesalahan pencatatan,
  • Kontrol kecurangan dan
  • percepatan perhitungan.

Akan tetapi System komputerisasi tidak bisa meluruskan bahwa suatu system yang sudah diterapkan benar atau salah, karena komputer hanya bertindak secara dummy ( Pasif) , artinya apapun perintah yang diberikan untuk dilakukan untuk di hitung, maka komputer akan langsung menghitung, akan tetapi dia (komputer) tidak tahu apakah yang di hitung tadi adalah suatu hal yang harus dihitung atau suatu hal yang tidak perlu dihitung (dengan cara seperti itu).

Berangkat dari sana, maka apabila kita ingin memulai Siklus akuntansi di sebuah usaha yang baru berjalan, yang perlu diperhatikan adalah bahwa kita harus mengetahui terlebih dahulu system akuntansi (secara manual) yang akan diterapkan di usaha kita. Setelah kita merancangnya , kita baru bisa menerapkan system akuntansi yang terkomputerisasi. Disana akan terjadi kompromi-kompromi dalam cara penghitungan akuntansi.

Yang perlu pertama kali dipersiapkan untuk memulai siklus akuntansi yang benar, sebenarnya mempunyai bebererapa tahapan, tergantung dari tujuan yang ingin dicapai dari perhitungan akuntansi tersebut:

  • Tujuan 1. Hanya untuk Mengetahui pemasukan kas dari penjualan (pendapatan)
  • Tujuan 2 Hanya untuk mengetahui jumlah arus kas (setelah pengeluaran)
  • Tujuan 3. Hanya untuk mengetahui sampai dengan hutang piutang
  • Tujuan 4. Hanya untuk Mengetahui sampai dengan jumlah akhir persediaan ( jika usaha dagang)
  • Tujuan 5. Hanya Untuk Mengetahui Sampai dengan Rugi Laba
  • Tujuan 6. Mengetahui Neraca

 Tujuan 1:
Tujuan paling sederhana dari mengkomputerisasi system keuangan di sebuah bisnis adalah hanya ingin mengetahui jumlah pemasukan yang ada pada periode tertentu. Jika Anda bergerak di usaha dagang, maka data yang perlu di persiapkan hanya Pengkodean daftar barang beserta harga jualnya. Dengan data itu anda bisa membuat sebuah system sederhana (modul penjualan) untuk mengetahui pemasukan anda tiap hari atau tiap bulannya..

Tujuan 2:
Lebih jauh dari tujuan pertama jika ingin mengetahui jumlah kas lebih akurat maka, selain data tersebut , lebih baik lagi jika anda juga membuat pos-pos pemasukan kas (Modul Kas) , penjualan barang dan pemasukan kas merupakan laporan kas masuk. Setelah itu Anda buatkan pos-pos pengelauaran, maka tujuan ke 2 Anda akan tercapai

Tujuan 3:
Jika Anda ingin mencapai tujuan ke 3, maka data yang harus Anda persiapkan akan lebih banyak , yaitu selain data-data diatas anda harus mempersiapkan:

  1. Nama - Nama customer/pelanggan beserta tagihan yang menggantung
  2. Nama – Nama Vendor / Pemasok beserta hutang yang menggatung
  3. Harga beli dari daftar barang yang ada

Jika ketiga hal diatas sudah ada maka anda dapat mengkomputerisasi akuntansi anda dengan menambah beberapa modul yaitu:

  1. Pembelian
  2. Pembayaran hutang
  3. Pembayaran Piutang

Tujuan 4:
Lebih sulit dari tujuan ke 3, maka jika anda ingin mngetahui secara akurat Jumlah persediaan anda , Anda harus menghitung jumlah persediaan Anda tepat sebelum system komputerisasi di jalankan. Anda juga harus memastikan bahwa setelah di hitung, system komputerisasi langsung anda jalankan, baik itu yang berhubungan dengan pemasukan barang (Pembelian) maupun dengan pengeluaran barang (penjualan). Karena jika ada selisih sehari saja, dimana terdapat penjualan atau pembelian yang tidak dimasukkan ke dalam system komputerisasi , maka Jumlah persediaan anda sudah tidak akurat

Tujuan 5:
Ada sebuah lompatan besar jika anda memasuki tujuan ke 5. Jika anda ingin mengetahui Rugi Laba , maka Anda harus mulai menggunakan jurnal dalam setiap transaksi. Yang perlu di persiapkan untuk bisa mengetahui Rugi Laba adalah:

  1. Daftar perkiraan
  2. Harga Pokok Persedian beserta metode yang dipakai ( FIFO, LIFO atau Average)
Tujuan 6:
Jika Anda berhasil di Tujuan ke 5 maka Lebih mudah Anda mencapai tujuan ke 6, Anda hanya membutuhkan Neraca Awal sebelum komputerisasi , maka Nada dapat mengetahui Neraca Anda di bulan-bulan berikutnya, karena Anda sudah menggunakan jurnal di setiap transaksi.

Chat via Yahoo Messenger