Armadillo Accounting

Software Akuntansi Dagang dan Simpan Pinjam
untuk Koperasi dan UMKM dikembangkan oleh :


Radian Multi Prima

Radian Multi Prima, CV
Pandanwangi Royalpark F-55
Malang - Jawa Timur - Indonesia

Marketing :
(0341) 2992180
Faximile :
(0341) 2996869
Customer Support :
(0341) 2996236 / 0889 9290 5902
E-Mail :
marketing@radiansystem.com
Mobile (SMS) :
0821 3909 1992 0857 0808 2299


Jika ingin mengetahui lebih dekat tentang product kami,
Berikut Daftar Reseller dimana Anda dapat memilih lokasi yang dekat dengan Anda.
Atau anda dapat langsung mengirim pesan kepada kami


Klik di sini untuk kembali ke halaman awal.

Armadillo Accounting






 

 

Bimbingan Teknis Software Ritel Koperasi Dinas Koperasi Kabupaten Lumajang 2013

Posted: 11.09.2013

Usaha Ritel (Retail) atau unit toko pada koperasi yang biasanya disebut juga waserda adalah salah satu sektor usaha koperasi yang memegang peranan penting dalam pemenuhan kebutuhan anggota. Selain unit jasa simpan pinjam yang sudah dikomputerisasi dengan Armadillo Simpan Pinjam, unit perdagangan ritel atau waserda juga perlu untuk dikomputerisasi dengan menggunakan Software Armadillo Accounting Dagang.

 

bimbingan teknis software ritel koperasi unit toko waserda lumajang 2013

Tidak seperti unit toko pada umumnya, selain pencatatan penjualan, pembelian, stok/persediaan, dan hutang usaha, unit toko koperasi diharuskan untuk mampu melakukan pancatatan piutang anggota jika diperbolehkan ada belanja anggota dengan sistem bayar mundur sehingga tiap akhir bulan harus menghasilkan laporan potongan gaji kepada bagian payroll. Belum lagi unit toko koperasi juga dituntut dalam perhitungan pembagian SHU atas jasa belanja anggota tiap akhir tahunnya.

 

Jika semua unit usaha yang ada pada suatu koperasi sudah terkomputerisasi dengan baik menggunakan Sistem Armadillo Accounting, maka semua unit usaha menjadi terintegrasi. Hal ini tentunya akan jauh lebih memudahkan dalam pengawasan dan pendelegasian operasional. Untuk laporan konsolidasi pun juga bisa dilakukan secara otomatis sehingga tidak ada lagi laporan keuangan yang tertunda dikarenakan proses penggabungan laporan antar unit yang memakan waktu.

 

Beberapa hal di atas lah yang menjadi alasan bagi Dinas Koperasi Kabupaten Lumajang untuk mengadakan acara Sosialisasi Armadillo Accounting sebagai Software Usaha Ritel Koperasi bagi koperasi-koperasi di wilayah Kabupaten Lumajang melalui rangkaian acara yang bertajuk Bimbingan Teknis Penerapan Teknologi Sederhana dan Manajemen Modern Bagi Koperasi. Diharapkan dengan diadakannya acara ini, gerakan koperasi bisa mengambil manfaat dan mengimplementasikan sistem manajemen yang canggih dengan dukungan suatu sistem informasi yang sederhana, mudah dipelajari dan diaplikasikan, sehingga cocok untuk skala koperasi dan UMKM.

 

bimbingan teknis software ritel koperasi unit toko waserda lumajang 2013

Acara Bintek diadakan selama dua hari yaitu pada tanggal 27-28 Agustus 2013 dengan jumlah 40 peserta. Adapun koperasi yang hadir sebagai peserta dalam acara bimbingan teknis ini mayoritas adalah Koperasi Pondok Pesantren atau Kopontren yang diantaranya adalah Kopontren An-Najah Ds. Petahunan, Kopontren Ar-Rohmah Kec. Tempeh, Kopontren Latansa Kec. Candipuro, Kopontren Nurul Masyitoh Kel. Tompokersan, Kopontren Al-Hasanah Ds. Dawuhan Wetan, Kopontren Al-Mustaqimiyah Kel. Rogotrunan, Kopontren An-Nur Kec. Klakah, Kopontren Al-Midadi Ds. Sumberejo, dan Kopontren Al-Miftah Kec. Kunir.

 

Selain dari pihak Kopontren-kopontren, acara Bintek yang bertempat di gedung pertemuan Manda Group Jl. Panjaitan Lumajang ini juga mengundang koperasi-koperasi lain yaitu KUD Sri Tanjung Ds. Krai, KUD Sido Rukun Lumajang, KUD Karya Tani Ds. Pulo, KPRI Wira Bhakti Lumajang, KPRI Wiyata Mandala Kec. Sukodono, KPRI Kencono Wungu Lumajang, Kopwan Mandiri Ds. Wonorejo, Kopwan Bhakti Pertiwi Ds. Candipuro, Kopwan Jaya Makmur Ds. Rojopolo, Kopwan Sejahtera Ds. Tanggung, dan Kopwan Sumber Rejeki Kec. Senduro.

 

Mayoritas peserta pada acara Bintek dan Sosialisasi komputer akuntansi dagang koperasi ini adalah koperasi yang belum mengkomputerisasi usaha ritel-nya, beberapa ada yang sudah menggunakan software POS sederhana yang hanya digunakan untuk laporan kas dan persediaan saja namun belum bisa terintegrasi untuk sampai pada pelaporan keuangan otomatis.

 

 

Penyampaian materi teknis oleh M Syauqi Haris, S.Kom, dari Radian System Consultant Malang, dititik-beratkan pada perbedaan pencatatan akuntansi usaha dagang dengan sistem manual dan sistem terkomputerisasi. Dalam pencatatan manual usaha dagang dikenal sistem pencatatan periodik atau fisikal yang membukukan perubahan nilai persediaan atas pembelian dan penjualan hanya pada saat akhir periode pelaporan keuangan setelah dilakukan stok opname. Hal ini tentunya berbeda dengan sistem pencatatan oleh software yang menggunakan metode perpetual, pembukuan selisih persediaan dan HPP pada setiap saat terjadi transaksi sehingga laporan keuangan bisa dihasilkan setiap saat secara valid.

Chat via Yahoo Messenger