Armadillo Accounting

Software Akuntansi Dagang dan Simpan Pinjam
untuk Koperasi dan UMKM dikembangkan oleh :


Radian Multi Prima

Radian Multi Prima, CV
Pandanwangi Royalpark F-55
Malang - Jawa Timur - Indonesia

Marketing :
(0341) 2992180
Faximile :
(0341) 2996869
Customer Support :
(0341) 2996236 / 0889 9290 5902
E-Mail :
marketing@radiansystem.com
Mobile (SMS) :
0821 3909 1992 0857 0808 2299


Jika ingin mengetahui lebih dekat tentang product kami,
Berikut Daftar Reseller dimana Anda dapat memilih lokasi yang dekat dengan Anda.
Atau anda dapat langsung mengirim pesan kepada kami


Klik di sini untuk kembali ke halaman awal.

Armadillo Accounting






 

 

Merapi Lava Tour Outing Tim Armadillo Yogyakarta

Posted: 26.11.2019

 

Outing Tim Armadillo ke Merapi Lava Tour Yogyakarta


“The success of your business depends on more than just the skills and abilities of each individual team member – your employees needs to learn how to function as a cohesive whole” Sebuah kata-kata bijak yang cocok untuk diterapkan dalam team building sebuah perusahaan. Salah satu cara untuk meningkatkan team building adalah lewat corporate outing, karena kegiatan ini punya banyak manfaat untuk kelancaran sebuah perusahaan dalam mencapai target.

Menumbuhkan rasa kepemimpinan. Kegiatan ini dapat menjadi pupuk terbaik dalam menumbuhkan bibit-bibit pemimpin yang baru. Biasanya dari team building ini akan mulai terlihat siapa-siapa saja yang memiliki potensi yang sebelumnya kurang terlihat dalam kehidupan sehari-hari. Menambah produktivitas dan kekuatan tim. Kerja terus-terusan tanpa mengenal libur dapat membuat produktivitas karyawan menurun drastis. Karena kondisi mental yang kelelahan akibat tekanan pekerjaan. Setelah melakukan corporate outing dan jalan-jalan, otak jadi lebih fresh dan karyawan pun dapat bekerja lebih baik lagi.

 

Outing Tim Armadillo ke Merapi Lava Tour Yogyakarta

Mempererat hubungan antar karyawan. Selama corporate outing karyawan akan banyak mengikuti permainan-permainan yang dapat meningkatkan rasa kebersamaan, sehingga hubungan antar karyawan jadi lebih erat. Menambah motivasi bekerja karyawan. Motivasi bekerja karyawan akan bertambah, mereka bahkan bisa mendapatkan insight baru tentang pekerjaan, selama corporate outing berlangsung. Menumbuhkan rasa percaya antar karyawan. Kegiatan team building yang dilakukan pada saat corporate outing akan memancing rasa percaya dan bonding antar karyawan. Hal ini tentu tak terjadi dalam kegiatan kantor sehari-hari.

Muncul ide baru. Saat karyawan merasa rileks, serta menikmati alam sekitarnya. Dari sini ide-ide baru dapat bermunculan. Otak dalam keadaan senang dan rileks, akan bekerja lebih maksimal. Tapi bukan berarti selama corporate outing Anda boleh membawa-bawa masalah pekerjaan. Simpan keluh kesah soal pekerjaan setelah corporate outing usai. Mempermudah mencari solusi untuk memecahkan masalah. Setelah terjalin hubungan yang dekat antar karyawan dan pikiran mereka sudah tenang usai melepas penat, mereka akan lebih mudah mengutarakan pendapat masing-masing. Masalah-masalah yang selama ini ada pun jadi lebih mudah dipecahkan dan dicari solusinya.

 

 

 

Outing Tim Armadillo ke Merapi Lava Tour Yogyakarta

Dari beberapa manfaat diatas, CV Radian Multi Prima akhirnyua membuat kebijakan untuk melaksakan outing pada tiap tahunnya. Dan pada tanggal 2-4 Desember 2018 Team Armadillo melakukan Outing untuk tahun 2018. Dan destinasi kota yang kami pilih adalah Yogyakarta. Kenapa Yogya? Well, to many reason. Tapi yang pasti kami ingin suasana baru, dimana pada agenda-agenda outing sebelumnya selalu berhubungan dengan “air”. Perjalanan dimulai dari tanggal 2 Desember, team berangkat sekitar pukul 9 malam dari kantor tercinta. Perjalanan menuju Yoogyakarta berlangsung kurang lebih 7 jam, dengan melewati rute Jombang kemudian masuk tol di Madiun untuk sampai di Yogyakarta.

 


 

Outing Tim Armadillo ke Merapi Lava Tour Yogyakarta

Team sampai di Yogyakarta sekitar pukul 03.30 WIB, dan destinasi pertama yang kami tuju adalah daerah Kaliurang tepatnya di basecamp Merapi Lava Tour. Yup, kami ingin menikmati pemandangan sunrise dari lereng Gunung Merapi. Setelah beristirahat sejenak dan beribadah, kamipun bersiap untuk berangkat menaiki Jeep yang telah kami booking sebelumnya. Perjalanan ini memakan waktu tempuh diperkirakan 4-5 jam. Kurang beruntung bagi kami, ketika semua team sudah bersiap, jeep sudah dipanasi, kemudian hujan mulai turun di kawasan Kaliurang. Hmm... Setelah menunggu sekitar 30 menit, team pun memutuskan untuk tetap berangkat dengan diiringi gerimis sendu. Destinasi pertama yang kami tuju adalah Bunker Kaliadem, tempat ini adalah tempat terdekat dari kawah Gunung Merapi yang kami kunjungi saat ini. Seharusnya dilokasi ini kami akan menikmati Sunrise, namun apa daya karena cuaca yang kurang bersahabat, mendung dan berkabut terlebih saat itu status Gunung Merapi masih waspada. Kami pun hanya foto-foto dengan background kabut yang cukup tebal sambil mendengarkan penjelasan dari guide tentang sejarah Bungker Kaliadem ini.



 

Outing Tim Armadillo ke Merapi Lava Tour Yogyakarta

Setelah puas berfoto-foto, kami pun melanjutkan perjalanan ke destinasi kedua dalam tour ini yaitu Batu Wajah. Batu Wajah merupakan salah satu wisata di lereng merapi muncul pasca erupsi gunung merapi tahun 2010 silam. Bentuknya berupa batu besar, awalnya hanya nampak seperti bongkahan batuan vulkanik biasa, namun ketika anda mendekat dan memperhatikannya dari sudut tertentu anda akan melihat sebuah teksur wajah pada batu tersebut. Batu besar tersebut, memiliki tekstur wajah yang lengkap ketika dilihat dari dekat, seperti kedua mata, hidung mulut dan telinga. Memang sekilas tampak seperti makhluk asing, dengan wajah menghadap ke atas. Panorama megahnya gunung Merapi bisa terlihat dengan jelas di sisi utara. Selain menikmati suasana alam dan panorama keindahannya, di kawasan wisata Batu Alien, kami juga menikmati spot-spot foto yang disediakan satu diantaranya ada sebuah gardu pandang dengan latar belakang gunung Merapi yang megah, yang tentunya akan menghias indah pada frame kamera.

 


Destinasi selanjutnya adalah Museum Mini, sama seperti Batu Wajah dimana tempat ini adalah saksi bisu dari dahsyatnya erupsi merapi pada tahun 2010. Mesuem Mini pada awalnya adalah rumah warga yang terdapak langsung erupsi, didalamnya kemudian terpajang berbagai macam barang, mulai dari bekas botol yang meleleh, dokumen - dokumen, peralatan rumah tangga, gelas, piring, uang logam yang meleleh, sendok yang juga sudah meleleh, televisi yang juga meleleh serta pakaian - pakaian yang sudah hangus sebagian. Di bagian depan museum juga terpampang motor dan sepeda yang hangus terkena awan panas. Masih di area depan, terdapat dua buah kerangka sapi milik warga. Selain barang-barang yang “setengah” hancur, disana juga terdapat beberapa foto yang berhasil diabadikan saat erupsi terjadi sedang berjejer rapi. Tour guide kami pun mencoba menjelaskan satu-persatu peristiwa yang terabadikan dalam foto tersebut. Puas berfoto dan berkeliling, kamipun memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke destinasi terakhir dalam tour merapi kali ini yaitu Trek Basah Kalikuning.

 

Outing Tim Armadillo ke Merapi Lava Tour Yogyakarta

Mungkin Trek Basah Kalikuning ini bisa kami simpulkan sebagai bagian terseru dari Outing Armadillo 2018. Ya, bagian terseru, karena disini adrenalin kami benar-benar terpacu. Dikelilingi daerah yang hijau, degan air sungai yang bersih, kamipun benar-benar menikmati bermain air dengan cara yang berbeda. Ya meskipun pada akhirnya basah semua, tapi bagi kami itu worth it, mengingat rencana awal kami untuk melihat sunrise yang bisa dikategorikan gagal. Puas bermain jeep dan kotor-kotoran, tak terasa terdengar melodi keroncong dari perut kami. Setelah membersihkan diri, kami pun langsung meluncur ke warung Kopi Klotok yang berada di daerah Pakem, Sleman, berjarak kurang lebih 8 km dari lokasi Lava Tour atau berjarak kurang lebih 15 menit dengan mobil.

 

Outing Tim Armadillo ke Merapi Lava Tour Yogyakarta

 

SBangunan joglo khas rumah tradisional Jawa Tengah menjadi daya tarik bagi warung ini. Apalagi, letaknya berada tepat di tepi sawah. Suasana ndeso pun langsung terasa ketika pengunjung datang. Tiba di ruangan pertama, kami langsung menemui sebuah ruangan yang lapang. Di sisi kanan terdapat meja panjang dengan beragam lauk. Ada sayur lodeh, sayur lombok ijo, telur, tempe, tahu, dan masakan rumahan khas Jawa Tengah lainnya. Setelah mengambil makan ala prasmanan, kamipun memilih tempat duduk. Bisa di dalam rumah joglo, di serambi belakang, atau di luar, yakni lesehan di tepi sawah. Orang-orang biasanya berebut tempat di serambi belakang. Sebab, spot tersebut paling strategis. Berhubung saat itu sedang ramai, kami pun memilih makan lesehan di tepi sawah. Sembari makan, pengunjung bisa menikmati ke hamparan sawah dan pohon-pohon kelapa.


 

Outing Tim Armadillo ke Merapi Lava Tour Yogyakarta

 

 

Di dalam rumah joglo itu dipajang ornamen pernak-pernik tempo dulu. Ada radio lawas, sepeda onthel, dan lampu teplok. Sedangkan bangku dan meja yang digunakan tergolong perabot lawasan. Model kursi set babon angrem dengan anyaman rotan ialah salah satu contohnya. Menu-menu di Kopi Klotok tergolong murah. Aktifitas Outbond sudah, perut pun sudah kenyang, kamipun beranjak menutu penginapan. Dan penginapan yang jadi pilihan kami adalah Khayangan Resort. Khayangan Resort yang berada di wilayah utara Yogyakarta, tepatnya berada di Dusun Ngepas, Desa Donoharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman ini menawarkan ketenangan bagi mereka yang menginap di sana. Resort ini berada di lingkungan pedesaan yang sangat tenang. Khayangan Resort dikelilingi oleh persawahan, dan pada sisi baratnya mengalir sungai yang menambah ketenangan di resort ini.

 

Outing Tim Armadillo ke Merapi Lava Tour Yogyakarta

 

Disini kami menyewa sebuah cottage, yang berisi 4 kamar besar beserta private pool nya. Tidak banyak agenda yang kami lakukan selama siang sampai sore hari. Hanya ada kegiatan santai yang diisi dengan berenang dan karaoke, disamping beberapa team Armadillo yang beristirahat karena kecapekan. Maklum, agenda yang cukup padat dari hari sebelumnya. Setelah sholat maghrib berjamaah, kamipun melaksanakan gala dinner. Gala dinner dilaksanakan di restoran resort, restorannnya sangat nyaman, berada tepat disamping sungai. Agenda selanjutnya pun adalah meeting tahunan yang dpimpin langsung oleh bapak Ragia Gunawan. Meskipun berada di lokasi dan suasana yang dibungkus santai, namun tidak mengurangi keseriusan team dalam megikuti jalannya rapat. Rapat sendiri berlangsung kurang lebih 3jam, dan agenda hari ini pun ditutup dengan sholat isya berjamaah.

 

Outing Tim Armadillo ke Merapi Lava Tour Yogyakarta

 

Beranjak ke hari berikutnya, aktifitas dimulai dengan sholat subuh berjamaah. Setelah itu dilanjutkan dengan agenda bebas, ada yang lari, berenang, bersepeda, karaoke, bahkan ada yang kembali melanjutkan tidur. Dan sekitar pukul 08.00 team pun sarapan, selepas sarapan team pun bergegas kembali ke kamar untuk bersih diri dan membereskan barang untuk check out. Sekitar pukul 11.00 pun team Armadillo check out dari Resort dan bersiap untuk pulang. Dan destinasi terakhir dala rangkaian acara Outing 2018 ini adalah wisata Pinus Pengger. Seperti layaknya hutan pinus pada umumnya, Pengger menawarkan pesona hutan pinus yang alami dan asri, lengkap dengan aroma getah pinus yang sangat khas. Di Pengger, wisatawan bisa berjalan kaki masuk ke hutan yang dipenuhi pohon pinus berukuran tinggi. Karena kerapatan dan ketinggian pohonnya, suasana di sini terasa sangat teduh, bahkan di beberapa titik agak gelap karena cahaya matahari tidak bisa menembus masuk hingga ke bawah.

 

 

Outing Tim Armadillo ke Merapi Lava Tour Yogyakarta

 

 

Selain menikmati kesegaran dan keindahan hutan pinus, wisatawan yang berkunjung ke Pengger juga bisa berswafoto di beberapa lokasi menarik yang sudah dibangun oleh pengelola. Lokasi selfie tersebut antara lain berupa rumah pohon, jembatan kayu dari pohon ke pohon, instalasi seni berupa tangan raksasa dari jalinan kayu, serta lubang raksasa yang menghadap ke arah kota Jogja. Saat malam tiba, wisatawan bisa menyaksikan kerlip lampu kota dari tempat ini. Puas berfoto dan guna mempersingkat waktu, team pun memutuskan untuk sekalian ishoma di daerah Pinus Pengger. Tepat pukul 16.00 team Armadillo meninggalkan Pinus Pengger, dan melanjutkan perjalanan pulang. Ditemani senja, kamipun mengucapkan “Sayonara” pada kota Yogyakarta.