Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM

sekarang ini sudah menjamur dikalangan masyarakat kecil maupun masyarakat menengah. Dari UMKM dapat membantu perekonomian Indonesia bangkit secara perlahan-lahan, selain itu UMKM memiliki peranan sangat penting karena dapat menyediakan lapangan kerja di kalangan masyarakat.

Bagaimana sih usaha ini bisa disebut termasuk UMKM, usaha dapat digolongkan usaha mikro jika memiliki kekayaan bersih mencapai sebesar 50.000.000 rupiah dan itu tidak termasuk bangunan dan tempat usaha. Banyak jenis UMKM ini tertuang dalam Keppres RI No. 19 Tahun 1998 sebagai kegiatan ekonomi rakyat pada skala kecil yang perlu dilindungi dan dicegah dari persaingan yang tidak sehat.

Namun, dengan lonjakan dari UMKM tidak segaris lurus dengan kesadaran para pelaku UMKM tersebut untuk membayar pajak. Padahal pajak merupakan pendapatan tersebesar penerimaan negara Indonesia, yakni mencapai 80 persen. Akan tetapi sangat disayangkan jika pelaku UMKM masih tidak mengetahui / melalaikan bahwa kewajiban membayar pajak UMKM itu sudah ada.

Dilansir dari pajak.go.id, UMKM dikenal sebagai Pajak Penghasil (PPh) Pasal 4 ayat(2) atau yang biasa dikenal dengan PPh Final. Pelaku UMKM yang mempunyai/mencapai omzet dibawah Rp. 4.8 Miliar dalam satu tahun, akan dikenakan PPh Final sebesar 0.5 persen. Semua itu sudah diatur oleh pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2018.

Begini loh cara menghitung Pajak UMKM…….

Rumusan awal : PPh Final = Omzet x 0,5%

Sebagai contoh, jika Anda memiliki toko kue dengan omzet

Januari Rp. 18.000.000 * 0.5% = Rp. 90.00

Februari Rp. 12.000.000 * 0.5% = Rp. 60.00

Maret Rp. 12.000.000 * 0.5% = Rp. 60.00

April Rp. 16.000.000 * 0.5% = Rp. 80.00

Mei Rp. 15.000.000 * 0.5% = Rp. 75.00

Juni Rp. 11.000.000 * 0.5% = Rp. 55.00

Karena dalam menjalankan usaha pasti ada kenaikan dan penurunan penghasilan, maka omzet di sini tidak harus sama setiap bulannya. Untuk pembayaran pajak UMKM, dibayarkan paling lambat tanggal 15 pada bulan berikutnya. Jadi, jika Anda menghitung PPh final untuk pembayaran, maka wajib dibayarkan paling maksimal pada tanggal 15.

jadi sekarang sudah taukah Anda. Jangan lupa untuk bayar pajak UMKM anda 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *